pelitanews.com - berita - informasi - inspirasi - inovasi

Switch to desktop Register Login

Pergantian Kursi Ruang Banggar Pertegas Ketidakberesan Proyek

Jakarta, Pelitanews.com - Setelah dihantam kritik publik, akhirnya mebel impor ruang Badan Anggaran DPR akan segera dibongkar. Namun pergantian itu justru mempertegas proses tender renovasi ruang Badan Anggaran ini sudah tidak beres sejak awal.

Hal ini disampaikan oleh Kepala LPP Pengadaan Intens Learning Center, Leo Nugroho, kepada detikcom, Rabu (1/2/2012).

Mantan auditor Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan (BPKP) ini menjelaskan proses tender yang seharusnya dilakukan sesuai dengan ketentuan. Setiap pengadaan barang/jasa yang bersumber dari APBN/APBD, harus selalu didahului dengan rencana umum pengadaan oleh Pengguna Anggaran (PA) mengenai barang yang ditenderkan. Di DPR, PA adalah Sekjen.

Setelah dilakukan pemaketan oleh PA, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dan Panitia Pengadaan (PP) melakukan pengkajian ulang pengadaan. Tahapan ini berupa masukan kepada PA jika ditemui kendala di lapangan.

"Setelah kaji ulang Rencana Umum Pengadaan (RUP), maka PPK mengajukan usul perubahan kepada Sekjen DPR selaku Pengguna Anggaran berdasarkan Berita Acara Hasil Kaji Ulang RUP," beber Leo.

Setelah semua itu dilakukan, PPK akan melakukan tiga hal penting. Di DPR, PPK yang dimaksud adalah Kepala Biro Pemeliharaan Bangunan dan Instalasi.

Pertama, menyusun dan menetapkan spesifikasi barang/jasa yang akan dibeli atau diadakan. Selanjutnya PPK menetapkan spesifikasi barang dan kemudian dicari berapa harga pasar yang wajar atas barang/jasa apabila akan dilelang. Yang terakhir, mempersiapkan rancangan paket pengadaan.

Jika hal-hal itu dilakukan, Leo yakin, tidak akan ada perubahan spesifikasi, apalagi harga setelah kontrak ditandatangani. Namun jika di depannya terjadi perubahan, Leo menilai ada kejanggalan dalam proses tender.

"Maka dapat diyakini PPK tidak melakukan 3 tahapan penting seperti disebutkan di atas. Kalaupun dilakukan hanya formalitas, tidak dilakukan secara professional," tegasnya.

Sumber : dtc

pelitanews.com

Top Desktop version