Bandung, pelitanews.com - Sosialisasi bidang TI harus dapat meningkatkan kualitas serta pemanfaatan dalam setiap pola kehidupan yang lebih luas. Karena saat ini Teknologi Informasi sudah mencangup segala bidang. Khususnya penerapanya di dunia pendidikan pada siswa .

Demikian disampaikan Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMA Muhammadiayah 2 Bandung, Maftuhah,S.E,kepada pelitanews.com, saat menerima tim Sosialisasi Bidang Teknologi Informasi Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer (STMIK) Ganesha, belum lama ini.

Menurut Maftuhah, sudah seharusnya para guru diberikan pelatihan bidang TI di setiap sekolah SMA/SMK serta dijadikan standar guru Nasional. ”Pemanfaatan dan pengembangan TI dalam kehidupan harus mencangkup segala bidang. Dalam hal ini, khususnya untuk seluruh siswa, agar pola pemikiran mereka dapat terus berkembang,” tuturnya.

Namun dalam penggunaan teknologi informasi oleh siswa, khususnya internet dan layanan informasi via handphone, lanjut Maftuhah, belum ada pengawasan ketat, apalagi setelah diluar jam sekolah. Menururtnya, pengawasan tesebut penting agar internet digunakan secara efektif. Bukan untuk keperluan hiburan semata, apalagi menjurus pada pornografi.

“Seharusnya antara pemerintah, pihak swasta (dalam hal ini pemilik jaringan situs web-red), guru, orangtua, serta masyarakat membuat keputusan bersama untuk melakukan pengawasan terpadu, demi pembinaan dan penerapan pengawasan kepada anak-anak,” tegas Maftuhah.

Maftuhah menegaskan, sebaiknya Menteri Pendidikan Nasional memberikan keputusan berupa petunjuk pelaksana dan petunjuk teknis mengenai penerapan, pengawasan, serta pengontrolan teknologi informasi untuk siswa.

SMA Muhammadiyah 2 Antapani Bandung, adalah sekolah yang juga telah menerapkan teknologi informasi untuk mengembangkan wawasan siswa. Sekolah ini telah memiliki 20 unit komputer yang dilengkapi WI-FI (dinamakan cyber class-red) dan lab. komputer sebanyak 40 unit. “Penerapan TI di sekolah ini, dilakukan untuk menunjang proses belajar mengajar untuk mata opelajaran Ekonomi, Matematika, Bahasa Inggris, serta Teknologi Informasi dan Komputer,” cetus Maftuhah.

Sekarang media pembelajaran bagi siswa, tidak cukup hanya bergantung pembelajaran di sekolah yang masih bergaya konvensional atau kolot. Perlu ada media lain untuk menambah wawasan siswa yaitu dengan multimedia. “Salah satunya melalui teknologi informasi. Sekarang internet, interaksi lewat handphone, dan peralatan belajar-mengajar yang berhubungan dengan teknologi informasi adalah suatu media yang bisa digunakan untuk memperkaya ilmu dan pengetahuan bagi siswa. Oleh karena itu, mereka wajib beradaptasi dengan teknologi informasi yang terus berkembang,” tutur Maftuhah.(PN/TW/D)

Online

Kami memiliki 11 Tamu online

Total Pengunjung

Jumlah Kunjungan Konten : 55441

Polling

Apakah SBY-Budiono sebaiknya mundur?

Login Form