Sport Lain
Kamis, 11 Maret 2010 06:04

Solihull: Anda penggemar mobil Land Rover Range Rover seri klasik? Sebaiknya teliti dan pertimbangkan dahulu sebelum memilikinya. Memang, kendaraan Sport Utility Vehicle (SUV) produksi Solihull, Inggris, ini memiliki tampilan yang memikat. Bentuknya yang gagah, cocok untuk off road. Kendaraan yang dirilis sejak 40 tahun silam sebagai Land Rover "Kuda Pekerja Mewah", Range Rover secara tak sengaja menjadi produk terbaik di sektor pasar penjualan.
Seperti ditulis Telegraph, Senin (18/1), mobil produksi pertama Range Rover masih menggunakan jok berbahan vinyl, karpet karet, dan rangka interior berbentuk pipa. Namun perusahaan tersebut kemudian didesak oleh sekelompok kelas menengah untuk memasang karpet yang sesuai, pendingin udara, serta power steering. Perubahan tersebut juga dibarengi dengan menambahkan perangkat peredam suara, dan sedikit pernak-pernik kayu sehingga menyerupai Range Rover tipe Royal.
Range Rover biasa dikenal untuk off road atau "jalanan keriting", namun rencana mengembangkan Road Rover untuk jalanan aspal sudah muncul sejak akhir era 40-an. Sayang, saat itu, pertumbuhan pasar di Amerika Serikat untuk jenis kendaraan 4x4 sedang masa kebangkitan.
Sang insinyur, Spen King dan Gordon Bashford, kali pertama membuat Range Rover berbentuk mirip pisau cukur. Kemudian dibenahi kembali oleh David Bache ke bentuk klasik. Bagaimanapun, perkembangan Range Rover terbilang lambat, sebab butuh 11 tahun untuk mengembangkan kabin besar dengan empat pintu. Bahkan, butuh 20 tahun untuk mengembangkan mesin menjadi 3,9 liter atau 3.900 cc. Maklum, semuanya dibuat oleh tangan manusia. Alhasil, pada masa itu dapat dikatakan, di dunia ini ada dua struktur yang terlihat dari luar angkasa dan dibuat oleh tangan manusia. Yakni, Tembok Besar Cina dan jarak panel pintu di Range Rover.
Jika Anda ingin memiliki satu, bersiaplah menghadapi karat yang terlebih dahulu menyerang bagian baja, seperti bak belakang mobil, rangka, lantai, bagian sekat-sekat, dan bagian rangka yang melintang. Ditambah lagi, semua bagian Range Rover bisa mengalami kebocoran, terutama di kotak kemudi. Di mana terdapat bagian persneling transmisi dan jika rusak harganya amat mahal.
Dari segi handling, Range Rover klasik sedikit mengayun saat di jalan. Kendaraan tersebut tidak secepat laiknya Sport Utility Vehicle pada masa kini. Kendati demikian, lewat cara mengemudi yang baik dan antisipasi matang menjadikannya sebagai kendaraan yang sempurna digunakan untuk off road. Range Rover sangat berbeda, berkelas, dan sangat mengilhami akan sebuah kesetiaan besar.
Boleh jadi, alasan ingin memiliki Range Rover Klasik karena merupakan hasil ide cemerlang dari orang-orang Inggris dan kendaraan berpenggerak roda 4x4 terbaik. Tidak seperti SUV modern buatan Jerman, Range Rover bisa melakukan dua pekerjaan sekaligus.
Sedangkan alasan tidak memiliki Range Rover. Yaitu, kualitas yang tidak terbangun sempurna, korosi, tidak terlihat bagus saat penyok, sangat boros bahan bakar, saat menikung terasa terjebak di dalam badai.
Yang mungkin tidak diketahui ialah Range Rover seri prototipe 26 VELAR adalah kepanjangan dari Land Rover bermesin V8. Namun itu jika disebut dalam bahasa Italia, "velare" atau kerudung. Velar versi prototipe sudah didaftarkan oleh perusahaan dan digunakan sebagai umpan sehingga terhindar dari pengintai.(BJK/ANS/Liputan6.com)